Kamis, 27 November 2014

Ayat Al-Quran yang berkaitan dengan hukum serta sebabnya



1.  Hukum keluarga, mulai dari terbentuknya pernikahan sampai masalah talak, rujuk, ‘iddah, dan sampai msalah warisan. Ayat-ayat yang mengatur masalah ini tercatat sekitar 70 ayat. Surat al-Baqarah ayat 234 

 
وَالَّذِينَيُتَوَفَّوْنَمِنكُمْوَيَذَرُونَأَزْوَاجاًيَتَرَبَّصْنَبِأَنفُسِهِنَّأَرْبَعَةَ
 أَشْهُرٍوَعَشْراًفَإِذَابَلَغْنَأَجَلَهُنَّفَلاَجُنَاحَعَلَيْكُمْفِيمَافَعَلْنَفِيأَنفُسِهِنَّبِالْمَعْرُوفِوَاللّهُبِمَاتَعْمَلُونَخَبِيرٌ (234)
 
Dan mereka yang diambil dalam kematian di antara Anda dan meninggalkan istri di belakang - mereka, [istri, akan] menunggu empat bulan sepuluh [hari]. Dan ketika mereka telah memenuhi jangka mereka, maka tidak ada dosa atasmu untuk apa yang mereka lakukan dengan diri mereka sendiri dengan cara yang dapat diterima. Dan Allah [sepenuhnya] Berkenalan dengan apa yang Anda lakukan
 
2 Hukum mu’amalat (perdata), yaitu hukum-hukum yang  mengatur hubungan seseorang dengan sesamanya, seperti jual beli, sewa menyewa, gadai menggadai, utang piutang, dan hokum perjanjian. Hokum-hukum jenis ini mengatur hubungan perorang, masyarakat, hal-hal yang berhubungan dengan harta kekayaan, dan memelihara hak dan kewajiban masing-masing. Ayat-ayat yang mengatur hal ini terdiri dari 70 ayat. Contoh: surat an-Nisa’ ayat 29  
  
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ  تَرَاضٍ مِنْكُمْ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا (29)                                                       
   
 Wahai orang-orang yang beriman, janagnlah kalian memakan harta-harta kalian di antara kalian dengan cara yang batil, kecuali dengan perdagangan yang kalian saling ridha. Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian, sesungguhnya Allah itu Maha Kasih Sayang kepada kalian.
 Ayat ini menerangkan hukum transaksi secara umum, lebih khusus kepada transaksi perdagangan, bisnis jual beli. Sebelumnya telah diterangkan transaksi muamalah yang berhubungan dengan harta, seperti harta anak yatim, mahar, dan sebagainya. Dalam ayat ini Allah mengharamkan orang beriman untuk memakan, memanfaatkan, menggunakan, (dan segala bentuk transaksi lainnya) harta orang lain dengan jalan yang batil, yaitu yang tidak dibenarkan oleh syari’at. Kita boleh melakukan transaksi terhadap harta orang lain dengan jalan perdagangan dengan asas saling ridha, saling ikhlas. 
 
3.    Hukum jinayat (pidana), yaitu hokum-hukum yang menyangkut dengan tindakan kejahatan. Hukum-hukum seperti ini bermaksud untuk memelihara stabilitas masyarakat, seperti larangan membunuh serta sanksi hukumnya, larangan menganiaya orang lain, berzina, mencuri, serta ancaman hokum atas pelakunya. Ayat-ayat yang mengatur hal ini sekitar 30 ayat. Surat al-Maidah ayat 90
        

يٰۤاَيُّهَاالَّذِيۡنَاٰمَنُوۡۤااِنَّمَاالۡخَمۡرُوَالۡمَيۡسِرُوَالۡاَنۡصَابُوَالۡاَزۡلَامُرِجۡسٌمِّنۡعَمَلِالشَّيۡطٰنِفَاجۡتَنِبُوۡهُلَعَلَّكُمۡتُفۡلِحُوۡنَ‏ 
 

90. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah [434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
  
 Imam Nasai dan Imam Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis dari Ibnu Abbas yang mengatakan, "Sesungguhnya ayat pengharaman khamar itu diturunkan berkenaan dengan peristiwa yang menimpa dua kabilah dari kalangan kaum Ansar yang gemar minum khamar. Pada suatu hari mereka minum-minum khamar hingga mabuk, sewaktu keadaan mabuk mulai menguasai mereka, sebagian di antara mereka mempermainkan sebagian lainnya. Dan tatkala mereka sadar dari mabuk, seseorang di antara mereka melihat bekas-bekasnya pada wajah, kepala dan jenggotnya. Lalu ia mengatakan, 'Hal ini tentu dilakukan oleh si polan saudaraku, mereka adalah bersaudara di dalam hati mereka tidak ada rasa dengki atau permusuhan antara sesamanya.' Selanjutnya lelaki tadi berkata, 'Demi Allah! Andaikata si polan itu menaruh belas kasihan dan sayang kepadaku, niscaya ia tidak akan melakukan hal ini terhadap diriku.' Akhirnya setelah peristiwa itu, rasa dengki mulai merasuk di dalam dada mereka lalu Allah swt. menurunkan ayat ini, 'Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya (meminum) khamar dan berjudi...'" (Q.S. Al-Maidah 90).
 

4.    Hukum ketatanegaraan, yatiu ketentuan-ketentuan yang berhubungan dengan pemerintahan. Hukum-hukum seperti ini dimaksudkan untuk mengatur hubungan penguasa dengan rakyat, dan mengatur hak-hak pribadi dan masyarakat. Ayat ayat yang berhubungan dengan masalah ini sekitar 10 ayat. An-Nahl ayat 90
 

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

 Dalam ayat ini, Allah SWT memerintahkan berbuat adil dalam melaksanakan isi Alquran yang menjelaskan segala aspek kehidupan manusia, serta berbuat ihsan (keutamaan). Adil berarti mewujudkan kesamaan dan keseimbangan di antara hak dan kewajiban mereka. Hak asasi mereka tidaklah boleh dikurangi disebabkan adanya kewajiban atas mereka. 

Senin, 24 November 2014

Gunung Semeru - Mahameru Summit 3676 M.dpl




Sebuah gunung yang menjadi daratan tertinggi di pulau jawa, yang ternyatak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Indonesia. Puncaknya berada di ketinggian 3676 Meter dari atas permukaan laut dan menjadi sebuah salah harta alam Indonesia.
Perjalanan saya di mulai tanggal 21 November 2014, dari Kota Malang kami memulai perjalanan dengan mengendarai sepeda motor menuju Desa Ranu Pane dengan jarak yang di tempuh selama 3 jam melalui salah satu jalur menuju Desa itu yaitu Tumpang selain ada juga jalur melewati Pasuruan dan Tosari.

Setelah 3 jam berlalu melewati jalan yang di temani pemandangan sawah dan pepohonan di sebelah sisi jalan, saya pun tiba di Desa Ranu Pane, Desa ini menjadi start point para pendaki dan penikmat alam lainnya untuk memulai pendakian. Sebelum memulai pendakian kita di haruskan melakukan registrasi yang berguna untuk mendata identitas pendaki apabila nanti terjadi sesuatu kejadian yang menaruskan pertolongan dari pihak TN.BTS, setelah registrasi sayapun mulai beranjak dari Desa Ranu Pane pada jam 16.00 WIB , Poin pertama yaitu Lendengan Dowo yang berada 3 kilo meter dari Desa Ranu Pane, melewati jalur tanah dan batu sangat membuat saya tidak sabar akan puncak mahameru di atas sana.

Lendngan Dowo pun tak jauh dari mata saya sudah terlihat setelah berjalan selama 1 jam, sejenak meluruskan kaki dan meminum air mineral sambil menikmati pepohonan dan suara kicau burung di sekitar hutan TN.BTS, sayapun melanjutkan perjalanan menuju Point ke 2 yaitu Watu Rejeng yang berjarak 3 kilo meter dari Lendengan Dowo.

Terus berjalan dan melangkah kan kaki di awangi puncak yang sebelumnya hanya dapat saya hayati dengan gambar dan foto saja. Sekitar kurang lebih 1 jam 30 menit saya pun tiba di Watu Rejeng dan beristirahat karena sudah menujukkan waktu magrib . Lepas waktu magrib saya melanjutkan perjalanan dan menuju salah satu pemikat para wisatawan domestic maupun local yaitu Ranu Kumbolo, saya sudah membayangkan indahnya danau itu dan berjarak 4,5 Kilo meter. Terus melangkahkan kaki yang mulai lelah ini akhirnya setelah berjalan sekitar 2 jam dari Watu Rejeng akhirnya dari kejauhan terlihat jejeran tenda camp dan ramainya headlamp, benar sekali itu adalah Ranu Kumbolo, tempat dimana biasanya saya hanya melihatnya dari sebuah  film pendakian di gunung ini juga. Tibalah saya di Ranu Kumbolo 2400 M.dpl namun belum terlalu nampak karena waktu itu sudah menujukkan 20.30 WIB, sayapun langsung mendirikan camp dan beristirahat untuk melanjutkan perjalanan esok paginya.

Keesokan harinya saya membuka tenda dan luar biasa pemandangan yang di sajikan Ranu Kumbolo sangat indah matahari yang terbit di tengah bukit dan pantulan sinarnya terbias di sepanjang Danau Ranu Kumbolo menyempatkan memanjakan mata dan segelas kopi hangat seambil mengambil beberapa picture tempat ini lalu memasak makanan untuk pesediaan perut saya.

Setelah puas menikmati hangatnya Ranu Kumbolo, sayapun packing dan bersiap melanjutkan pendakian menuju point selanjutnya yaitu Cemoro kandang berjarak 2,5 Kilometer dari Ranu Kumbolo pukul 09.30  . Tapi sebelum itu kita melewati salah satu tanjakan yang juga terkenal di gunung ini yaitu Tanjakan Cinta, Tanjakan yang menurut cerita bisa mengabulkan siapa yang kita pikirkan tetapi ketika sudah mulai menanjaki tanjakan itu tak boleh menoleh ke belakang lagi, lepas dari tanjakan itu mata kita kembali di sodorkan luasnya hamparan Padang Savana dan Barisan bukit rapi nan indah. Sampailah saya di Cemoro Kandang setelah melewati Padang Savana. Point 
Selanjutnya yaitu Jambangan yang berjarak 3 Kilometer dari Cemoro Kandang, Jalurnya mulai menanjak disini dan cukup menguras tenaga saya dikarenakan situasi hutan di kiri kanan yang jalur yang sudah terbakar waktu pada saat itu menunjukkan puku l 11.00 siang jadi lumayan panas. Namun dengan semangat akhirnya tibalah di Jambangan pada pukul 02.00, berisitrahat di bawah pohon karena udara Jambangan yang cukup panas waktu dan berada di ketinggian 2600 M.dpl. Sekitar 30 menit beristirahat perjalan kembali saya lanjutkan menuju point terakhir sebelum menuju punjak yaitu Kalimati berjarak 2 Kilometer dari tempat ini. Jalurnya menurun jadi cukup waktu 1 jam saja untuk tiba di Kalimati, saya tiba di Kalimati pada jam 15.00 dan langsung membangun campuntuk beristirahat menyiapkan fisik untuk klimaks dari pendakian ini.

Bangun pada pukul 17.00, keluar dari dalam tenda di sambut udara dingin Kalimati, dari sini kita dapat memandang kokohnya puncak Mahameru yang di tutupi pasir dan bebatuan dari bawah sambil menyantap makanan dan juga kopi di sore hari Kalimati setelah mengambil air di satu-satunya sumber air terakhir yang bernama Sumber Mani . Pukul 19.00 memulai packing peralatan menuju summit, saya mencari pendaki lain untuk bergabung bersama kelompoknya menuju summit maklum saya baru pertama mendaki gunung ini. Sayapun mendapat seseorang yang memperbolehkan saya ikut dan rencana memulai jalan ke Puncak Mahameru pada pukul 22.00.
Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00, saya pun di ajak berkumpul dengan pendaki lain untuk memulai pendakian, saat itu saya bersama 15 orang pendaki lainnya yang berasal dari berbagai macam daerah. Dengan meninggalkan barang-barang di Kalimati sayapun dan kawan-kawan yang lain memulai perjalan menuju summit setelah berjalan selama 2 jam kami sampai di tempat yang dinamakan Kelik, tempat dimana awal dari jalur berpasir dan medan yang mulai memiliki kemiringan sekitar 65 derajat, udara yang sangat menusuk membuat langkah untuk tidak berhenti dan waktu menunjukkan  12.00.

Pada awal-awal pendakian menuju summit lumayan menguntungkan kami karena pasir yang memadat di karenakan habis di guyur hujan sebelumnya, sudah berlalu 2 jam 30 menit kami telah tiba di seperdua puncak Mahameru, disitu saya ingin menyerah karena luar biasa jalur yang sudah tidak padat lagi, hembusan angin kencang, dan nafas yang mulai terbatas. Sangat dingin sangat dingin suhu mencapai min 0 derajat saat itu, namun ketika fisik saya sudah tidak mendorong saya ke puncak hanyalah bermodalkan mental dan dorongon saling menyemangati dari kawan-kawan pendaki lain, berjalan langkah demi langkah, 4 jam berlalu waktu menunjukkan 04.00 pagi, matahari sudah memancarkan sinar-sinar kecilnya yang masih bersembunyi di belakang awan dan tepat berada di sebelah kiri saya. Jalur pasir yang sangat empuk akhirnya mulai keliatan setelah terlihat gelap sebelum dan hanya meraba tanah saja. Semangat yang timbul membuat hasrat ingin menyentuh puncak seakan-seakan mendorong namun fisik tak dapat berbohong, lutut yang mulai ngilu dan nafas yang sedikit terengah-engah, saya terus berjalan selangkah demi langkah.


23 November 2014 pukul  05.00 pagi saya mencapai puncak Mahameru, puncak tertinggi pulau Jawa. Perasaan bahagia,sedih, dan terharu semuana terlampiaskan di puncak Mahameru. Sangat luar biasa, sangat indah ,sangat cantik ciptaan tuhan untuk Indonesia. Saya mencium Bendera Merah Putih di ketinggian 3676 M.dpl sangat membuat saya bangga lahir batin sembari sujud di atas sana. Ingin rasanya bertetiak sekencang-kencangnya “Hey saya berada di puncak Mahameru, saya menaklukkanya !!!!!!!!”  Terima Kasih tuhan, terima kasih teman, terima kasih Mahameru, terima kasih Indonesia ….. GARUDA !


 Puncak Mahameru





Pagi hari Ranu Kumbolo













Wisatawan domestik


Jambangan 2600 M.dpl






Pemandangan Puncak Mahameru dari Kalimati








Puncak Mahameru 3676 M.dpl






Pages - Menu

Popular Posts

Blogger templates